Keadaan BUMN di masa pandemi covid-19



Di masa pandemi ini semuanya sedang merasakan krisis, termasuk juga BUMN. Pada masa pandemi ini banyak perubahan kebijakan yang menyesuaikan dari aturan-aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah dan juga satgas covid. tetapi Berdasarkan analisis dan pembahasan dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kondisi perbankan BUMN di Indonesia selama masa new normal masih sehat, sehingga dapat menopang kembali ekonomi masyarakat yang tadinya mengalami banyak kesulitan perlahan mulai bangkit kembali.

BUMN memiliki Perusahaan perbankan yang tergolong sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang akan dilakukan pengamatan penelitian ini yakni Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BTN, dan Bank BNI. Cara yang dilakukan untuk penlitian tersebut menggunakan Metode pengukuran tingkat kesehatan Bank yang digunakan melalui pendekatan RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, Capital) selama masa new normal.

Penelitian ini adalah yang pertama melakukan pengamatan tingkat kesehatan Bank Umum Milik Negara (Pemerintah Indonesia) selama masa new normal , dimana era new normal ini telah menjadi topik hangat secara global di seluruh dunia saat ini. Dari penelitian ini kita dapat mengetahui jika pemerintah tidak diam saja pada krisis yang dialami di masa pandemin ini, tetapi pemerintah melakukan penyesuaian dan melakukan penerapan kebijakan guna memulihkan ekonomi di masa pandemi, sehingga saat era new normal ekonomi Indonesia dapat memulihkan secara perlahan hingga dapat kembali ke titik sebelum pandemi ini terjadi.

Informasi Artikel Jurnal

Judul : Covid-19 dan dampaknya terhadap kinerja bank BUMN di Indonesia

Penulis Mar'a Elthaf Ilahiyah, Miguel Angel Esquivias Padilla, Dian Palupi

Nama Jurnal : ESENSI: JURNAL BISNIS DAN MANAJEMEN

Vol. & nomor : Vol. 11 No. 1 2021

Halaman : 25-40

Sinta Rank : S3

DOI : 10.15408/ess.v11i1.19297

URL : http://journal.uinjkt.ac.id/index.php/esensi/article/view/19297/pdf


Mie Ayam Kangen

 


Halo apa kabar kalian semua, semoga sehat terus yaa. Nah pada artikel kali ini temanya berbeda nih dari artikel-artikel sebelumnya, jadi disini saya akan merekomendasikan tempat makan atau kuliner yang berada di Jakarta Pusat, untuk lebih lanjutnya yuk disimak artikel ini.

Jadi nama tempat yang saya akan rekomendasikan namanya adalah mie ayam kangen. Tempat ini sudah ada sejak tahun 2015, buka dari pukul 4 sore sampai 10 malam. Bahan baku yang mereka gunakan itu mereka beli bahan baku setengah jadi dan diolah sendiri hingga bahan jadi.

Lokasi mie ayam kangen ini bertempat di Jalan Dempo no 2 Rt 02 Rw 07 Kelurahan Pegangsaan Kecamatan Menteng Jakarta Pusat DKI Jakarta 10320, patokannya di sebelah Masjid Jami' Matraman Tempat ini menjual makanan seperti mie ayam, kwetiaw, dll. Mie ayam kangen ini sudah tersedia di gofood, grabfood, dan shopee food. Untuk lebih lengkapnya bisa lihat gambar di bawah ini.


Udah lihat kan gambar di atas, harga terjangkau dan untuk rasa gausah diragukan lagi karena mie ayam kangen ini udah pernah di riview oleh beberapa youtuber salah satunya oleh artis dan juga youtuber yaitu Abdel Achrian. Untuk video review nya silahkan tonton di bawah ini.

Segitu aja untuk artikel kali ini, gimana ada yang tertarik gak buat nyobain mie ayam kangen ini. Kalo ada yang tertarik bisa tulis di kolom komentar dibawah ini.


Layanan Perpustakaan UII Di Masa Pandemi


Halo semuanya sebelumnya saya sudah membuat artikel tentang my experience, nah pada artikel kali ini saya akan membahasah layanan perpustakaan UII di masa pandemi ini langsung aja simak yaaa.

Sebelum mulai ke pembahasan saya akan menerangkan sedikit tentang profil perpustakaan UII. Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia (UII) merupakan salah satu fasilitas yang dimiliki UII, yang dapat dimanfaat optimal bagi sivitas akademika UII, baik kekayaan koleksi cetak maupun digital serta sarana yang lain, untuk mewujudkan kepuasan informasi pemustaka Direktorat Perpustakaan UII.

Keberadaan Direktorat Perpustakaan UII untuk mendukung mewujudkan Visi, Misi, dan tujuan UII sebagai Perguruan Tinggi induknya. Tujuan UII antara lain membentuk cendekiawan muslim dan pemimpin bangsa yang berkualitas, bermanfaat bagi masyarakat, menguasai ilmu keislaman dan mampu menerapkan nilai-nilai islami serta berdaya saing tinggi; melahirkan pemikir-pemikir yang dapat membumikan konsep rahmatan lil alamin; serta mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, budaya, sastra, dan seni yang berjiwa Islam; dan sebagainya.

saya sudah sedikit menjelaskan tentang profil perpustakaan UII, selanjutnya saya akan memberitahu layanan apa aja sih yang tersedia atau bisa digunakan pada masa pandemi ini. berikut penjelasannya:

1. Layanan penelusuran online

layanan ini disediakan untuk mempermudah pustakawan dalam mencari informasi dan bertanya langsung kepada pustakawan yang bertugas di layanan online. Layanan penelusuran online memberikan informasi tentang koleksi-koleksi yang dimiliki perpustakaan. Melalui penelusuran online pemustaka dapat menelusuri informasi yang diperlukan dari manapun dan kapanpun. Sumber informasi online yang pertama kali dikenal adalah katalog perpustakaan (OPAC). Setelah catalog kita mengenal internet serta  database-database  yang memuat informasi tertentu. OPAC menyediakan informasi mengenai koleksi yang dimiliki oleh institusi, meskipun saat ini ada juga modifikasi untuk memberikan tautan ke sumber informasi yang ada di internet maupun sumber  online  lain. Internet juga merupakan sumber informasi yang cukup berguna walaupun tidak menjanjikan dapat memperoleh informasi sesuai yang kita inginkan. Sedang database online yang tersedia banyak sekali ragamnya baik berbayar ataupun gratis.

2. Layanan E-Resources

Untuk menunjang keberhasilan dan kesuksesan kegiatan pendidikan dan pembelajaran di semua jenjang pendidikan, baik perpustakaan sekolah, maupun perpustakaan perguruan tinggi harus menyediakan koleksi baik cetak maupun elektronik (e-resources). Koleksi cetak berupa buku, majalah, jurnal, surat kabar, peta, koleksi grey literature seperti skripsi, tesis, disertasi, prosiding, makalah dan bentuk koleksi cetak lainnya. Sedangkan koleksi elektronik yang dimiliki berupa buku elektronik (ebook), jurnal elektronik (e-journal) baik yang dilanggan maupun yang diterbitkan institusi boleh diakses secara bebas (open access). Pada saat ini, sumber informasi elektronik sangat diperlukan untuk menunjang pembelajaran online. Pemustaka dapat mengakses sumber informasi elektronik dari manapun dan kapanpun asal memiliki jaringan internet. Sumber informasi elektronik yang dimiliki perpustakaan ada yang bisa diakses oleh semua orang dan ada juga yang terbatas bagian-bagian tertentu saja.

3. Layanan Digital Library

Upaya mencegah penyebaran penularan virus Covid 19 dalam dunia pendidikan, kegiatan belajar mengajar di sekolah dan perkuliahan di perguruan tinggi dilaksanakan secara online atau daring. Dalam rangka menyediakan sumber-sumber informasi yang dibutuhkan dalam pembelajaran dan perkuliahan diperlukan sumber-sumber informasi yang dapat diakses secara online. Sumber-sumber informasi online tersebut dikenal dengan sumber informasi digital. Melalui sumber informasi digital ini, pemustaka dapat mengakses koleksi digital yang dimiliki perpustakaan dari mana saja dan kapan saja. Perpustakaan digital atau digital library adalah organisasi yang menyediakan sumbersumber dan staf ahli untuk menyeleksi, menyusun, menyediakan akses, menerjemahkan, menyebarkan, memelihara kesatuan dan mempertahankan kesinambungan koleksi-koleksi dalam format digital sehingga selalu tersedia dan murah untuk digunakan komunitas tertentu atau ditentukan. Berdasarkan pengertian tersebut, perpustakaan digital selain harus menyediakan sumber informasi digital juga harus menyediakan petugas yang ahli dalam mengelola koleksi digitalnya agar dapat dimanfaatkan secara terus menerus oleh pemustaka.

4. Tutorial Online

Perkuliahan yang dilakukan secara online, pasti memerlukan sumber-sumber informasi secara online. Oleh karena itu, untuk memberikan petunjuk dan kemudahan bagi pemustaka dalam mengakses sumber-sumber informasi elektronik perpustakaan perlu membuat petunjuk / panduan berupa Tutorial onlne. Tutorial online ini berupa petunjuk cara mengakses sumber-sumber informasi yang ada di perpustakaan. Sumber informasi di perpustakaan berupa e-journal, e-book, e-tugas akhir. Adanya panduan berupa tutorial online diharapkan pemustaka tidak lagi kesulitan untuk mengakses sumber informasi yang diperlukan.

5. Literasi Informasi Online

Literasi informasi bagi pemustaka sangat diperlukan untuk memperlancar dalam pencarian dan pemanfaatan sumber informasi yang dibutuhkan. Literasi informasi yang bisa disajikan perpustakaan kepada pemustaka secara online ada beberapa macam. Misalnya pengenalan perpustakaan kepada anggota baru / siswa baru / mahasiswa baru, literasi tentang penelusuran sumber informasi, literasi tentang pemanfaatan sumber-sumber informasi, literasi tentang publikasi karya ilmiah, literasi tentang pengecekan plagiasi, dan sebagainya. Literasi secara online bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi Zoom meeting, Google Hangouts Meet, GoToMeeting, FreeConference dan aplikasi lainnya.

6. Konsultasi Perpustakaan dan Kepustakawanan Online

Konsultasi kepustakawanan pada masa pandemi bisa dilakukan melalui whatshap, sms, telpon, email maupun chatting. Pustakawan bisa melayani konsultasi sepanjang waktu, tidak terbatas pada jam kerja. Kalau konsultasi langsung hanya bisa dilakukan pada saat jam kerja, maka konsultasi online bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Konsultasi online ini meliputi konsultasi akses informasi elektronik, konsultasi pelayanan administrasi, konsultasi penyusunan tugas akhir, konsultasi kepustakawanan seperti penyusunan Dupak dan sebagainya. Kalian bisa berkunjung ke website perpustakaan UII melalui link berikut ini https://library.uii.ac.id/

Saya juga akan mencantumkan Video untuk pembahasan yang lebih lanjut



Sekian penjelasan saya tentang layanan perpustakaan UII di masa pandemi, terima kasih untuk para pengunjung blog saya yang sudah membaca artikel ini. Ditunggu artikel saya yang selanjutnya yaa.